Photo by Adrien Ledoux on Unsplash

Teruntuk yang kelak akan menyandang nama sebagai istri dengan izin Allah.

Menikah itu butuh banyak ilmu, bukan hanya modal semangat. Percayalah, jika tanpa ilmu kita akan kewalahan, Kita bisa menilai diri kita siap menikah atau tidaknya, dari sejauh mana ilmu kita tentang masalah ini, paham atau tidaknya masalah ini, bagaimana penerapannya dalam masalah ini, apa saja hal-hal yang perlu di persiapkan.

Luruskan niatmu!, menikah itu bukan hanya soal yang menemani saat pergi kajian, saat tidur, saat pergi jalan, saat sedang sedih, saat terpuruk dan saat-saat yang lainnya.

Ketahuilah, menikah lebih dari sekedar itu. Ada banyak tantangan disana. Tanggung jawab akan bertambah, masalah akan terus datang, kesalahpahaman dan hal lainnya yang akan menguji ketahanan sebuah rumah tangga. Kesabaran akan banyak di uji keikhlasan apalagi.

Tanggung jawab menjadi seorang istri sangat besar. Bukan hanya istri, kelak dengan izin Allah kita juga akan di tuntut untuk menjadi sebaik-baiknya ibu untuk anak-anak kita.

Dan jika kelak, anak kita bertanya;
ibu, kenapa kita harus beragama Islam?
ibu, kenapa kita harus beribadah pada Allah?
ibu, bagaimana wujud Allah itu?
ibu, apakah Allah sama seperti kita?

Sudahkah, kita siapkan bekal itu untuk bisa menjawab segelumit pertanyaan yang tak pernah akan kita duga dari seorang anak.

Kita butuh pegangan yang kokoh akan perihal ini. Harus kuat dan tahan banting, ialah agama, akhlak dan ilmu.

Maka, mari perbanyak berbenah diri. Jangan hanyut dalam sekedar keinginan namun tanpa persiapan matang. Semua tidak akan berjalan dengan sukses tanpa ilmu.

Semoga Allah mempermudah segala urusan mu dan mempertemukan mu dengan yang siap bersabar untuk membimbing mu. Aamiin…

Sekarang ku tanya padamu, sudah siapkah kau menikah?

______________
Dariku, yang juga masih tertatih dalam berbenah.

 

Source : Rizka Rahmadina

Hosting Unlimited Indonesia